Cara Mendapatkan Pengalaman Kerja untuk Fresh Graduate

Jika saat ini kamu sedang mencari pekerjaan lewat job portal atau sumber lainnya, kamu pasti sering menemukan persyaratan yang mewajibkan kamu untuk memiliki pengalaman kerja. Memang tidak semua posisi pekerjaan mewajibkan pelamar untuk memiliki pengalaman kerja, namun jika kamu memilikinya, itu akan menjadi nilai tambah yang sangat baik.

Berdasarkan data dari NACE’s Job Outlook 2017, dinyatakan bahwa 91% perekrut lebih memilih orang yang memiliki pengalaman kerja dan 65% diantara mengindikasikan bahwa pengalaman kerja yang dimiliki harus relevan dengan pekerjaan yang ia lamar. Oleh karena itu, dapat dilihat jelas bahwa pengalaman kerja adalah faktor penting dalam proses penerimaan kerja. 

Pengalaman kerja tidak selalu harus menunggu lulus sekolah atau kuliah kemudian masuk ke sebuah perusahaan & dikontrak, justru sangat penting untuk mengembangkan pengalaman dari dari bangku sekolah seperti dengan mengikuti berbagai kegiatan organisasi atau perlombaan dan kompetisi yang sesuai dengan jalur karir yang ingin kamu kembangkan.

Jika kamu baru lulus kuliah dan ingin mendapatkan pekerjaan namun merasa masih kurang pengalaman, maka kamu harus mengetahui beberapa cara yang dapat meningkatkan pengalaman kerja sebelum kamu melamar. Berikut beberapa cara atau aktivitas yang dapat kamu lakukan:

Mengikuti Program Magang 

Jika kamu tahu mobil Tesla, kamu seharusnya pernah mendengar nama Elon Musk, tokoh penting dibalik mobil keren yang sedang viral beberapa bulan belakangan ini. Tahukah kamu kalau Elon Musk juga mengawali karirnya dari mengikuti program magang dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya?

elon musk - internship
Elon Musk yang memulai karirnya melalui berbagai program magang
(gambar diambil dari CNBC)

Tidak seperti pekerja full time, kamu tidak memerlukan pengalaman kerja yang signifikan untuk mengikuti program magang. Biasanya, perusahaan akan menilai berdasarkan ketertarikanmu terhadap pekerjaan yang ditawarkan serta keaktifan selama sekolah atau kuliah.

Melalui program magang, kamu bisa mendapatkan pengalaman kerja yang menggambarkan dunia kerja yang akan kamu hadapi nantinya. Selama magang, kamu bisa menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang kamu miliki serta mengenali bagaimana dunia profesional bekerja.

Tidak hanya itu, program magang juga menyediakan insentif untuk para pesertanya, baik dalam bentuk gaji magang atau fasilitas konsumsi dan transport yang digunakan. 

Bekerja Part-time 

Seperti namanya, part time atau paruh waktu adalah jenis pekerjaan yang pada umumnya memiliki waktu kerja separuh dari pekerja penuh waktu, dan cenderung lebih fleksibel. Oprah Winfrey, salah satu host paling terkenal di Amerika juga mengawali karirnya sebagai part-timer di sebuah stasiun radio.

oprah-winfrey
Oprah Winfrey, Host populer di AS yang mengawali karirnya sebagai Part Timer di Radio
(gambar diambil dari The Guardian)

Pekerjaan part-time biasanya juga lebih mencari orang yang sudah memiliki pengalaman, namun tidak serumit lowongan untuk pekerja full-time yang biasanya mendahulukan pelamar yang memiliki pengalaman lebih dari 1 tahun. 

Lowongan part-time tidak hanya dapat ditemukan di perusahaan atau instansi, ada juga para pekerja individu seperti influencer atau freelancer besar yang mencari partner kerja part-time tanpa pengalaman yang signifikan. 

Jika kamu sudah memiliki ketertarikan terhadap suatu bidang tertentu dan merasa masih kurang pengalaman kerja untuk melamar pekerjaan penuh waktu, kamu bisa mulai dengan mencari lowongan part-time di bidang tersebut dan menjadikannya sebagai portofolio sebelum melamar ke perusahaan atau instansi yang lebih besar

Menjadi seorang Freelancer

Freelance atau biasa disebut juga pekerja lepas adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat oleh suatu perusahaan atau instansi tertentu serta memiliki waktu kerja yang lebih fleksibel. 

Seorang freelancer biasanya akan bekerja dengan klien tertentu dan dapat menentukan sejauh mana kerjasama akan dilakukan. Brian Wong adalah salah satu pengusaha besar yang mengawali karirnya sebagai seorang freelancer. 

Brian-Wong
Brian Wong, pengusaha besar yang memulai karirnya sebagai Freelancer
(gambar diambil dari akurat.co)

Berbeda dengan pekerja paruh waktu yang waktu kerjanya separuh dari karyawan biasa, seorang freelancer bisa jadi memiliki waktu kerja dua kali lipat dibanding penuh waktu, atau bisa juga menentukan hari libur sendiri tanpa terikat oleh siapapun. Seorang freelance bisa mengatur jadwal kerjanya sendiri berdasarkan tenggat waktu yang ia sepakati dengan kliennya. 

Digital marketing adalah salah satu contoh bidang karir yang memiliki banyak lowongan untuk para freelancer. Banyak orang yang menjadikan freelance sebagai pekerjaan utama, dan banyak juga orang-orang yang bekerja sebagai freelancer untuk menambah portofolio pengalaman kerja sebelum bekerja di perusahaan besar yang ia inginkan. 

Jika kamu memiliki target untuk bekerja perusahaan besar dan ingin meningkatkan portofolio, freelance bisa menjadi salah satu solusinya.

Membuat Project Individu

Semakin luasnya pengaruh teknologi dan globalisasi juga memperluas cakupan pekerjaan yang tidak hanya terpaku pada pekerjaan kantoran saja. Hari ini, banyak sekali jenis pekerjaan yang bisa dilakukan oleh tim kecil atau bahkan seorang diri, salah satunya seperti membuat website, konten di media sosial, atau berbagai jenis kerja online lainnya.

Jika kamu tertarik di dunia kreatif, kamu bisa melatih skill dengan melakukan project seorang diri atau dengan beberapa temanmu. Dan jika kamu berniat untuk bekerja di perusahaan atau instansi besar, kamu bisa menjadikan project ciptaanmu sendiri sebagai portofolio yang tentunya akan menggambarkan pengalaman kerja yang baik.

Kamu pasti tahu Amazon kan? E-commerce terbesar di dunia. Amazon awalnya adalah project individu milik Jeff Bezos, luar biasa bukan?

jeff-bezos
Jeff Bezos, yang mengawali karirnya dengan mengembangkan Amazon sebagai project individu
(gambar diambil dari CNN Indonesia)

Ayo mulai kuatkan Niat untuk tambah pengalaman! 

Nah, setelah mengetahui berbagai kegiatan untuk mendapatkan pengalaman kerja setelah lulus kuliah, ayo kita pelajari bagaimana cara umum untuk bisa memulai kegiatan-kegiatan tersebut!

  • Gunakan Media Sosial untuk Mencari Informasi

Jika kamu masih bingung mulai dari mana, media sosial yang menurut beberapa orang memiliki banyak toxicity justru dapat menjadi awal mula yang baik untuk mencari informasi mengenai program magang, part-time, atau kesempatan kerja lainnya. 

Ada banyak informasi yang bisa kamu dapatkan mulai dari pengetahuan tentang bidang yang menarik buatmu, membangun relasi dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama, dan juga mendapatkan informasi tentang lowongan yang kamu minati.

Saat ini, sudah banyak pula berbagai instansi dan perusahaan yang membagikan informasi melalui media sosialnya. Jadi jangan sampai ketinggalan!

  • Aktifkan Profil Linkedin

Jika kamu belum memiliki akun LinkedIn, maka setelah kamu membaca artikel ini, kamu harus segera membuatnya. Kenapa? Karena linkedin adalah sosial media utama yang digunakan para perekrut untuk mencari pekerja. 

Menurut Vadada Dinesh, sebanyak 87% perekrut menganggap LinkedIn sebagai yang paling efektif saat memeriksa kandidat selama proses perekrutan. Oleh karena itu, memiliki profil LinkedIn yang aktif dan tersusun dengan baik akan meningkatkan peluang perekrut untuk menemukan profil kamu keahlian dan pengalaman yang kamu tulis. 

Jika perekrut melihat kecocokan antara keahlian atau pengalaman kerja yang kamu miliki dengan kebutuhan instansi perusahaan, maka  mereka menghubungi kamu. Selain itu, jika kamu melamar di suatu perusahaan, biasanya profil LinkedIn akan menambah nilai dan probabilitas terhadap proses penerimaan kerja yang sedang kamu jalani.

  • Bangun Networking

Berdasarkan data survei dari Linkedin, didapatkan bahwa 80% pekerja profesional menyatakan bahwa relasi atau networking dalam dunia kerja sangatlah penting untuk membangun kesuksesan. 

Tidak hanya itu, 61% diantaranya juga menyatakan bahwa interaksi rutin dengan jaringan atau relasi profesional akan membuka jalan menuju kesempatan kerja. Hal itu membuktikan bahwa relasi adalah modal yang bahkan bisa lebih berharga dibanding uang. 

Semakin banyak dan berkualitas relasi kamu miliki, maka profesionalitas dan kapabilitas yang kamu miliki juga akan turut berkembang. Pilih lingkungan yang bisa membuat kamu bertumbuh menjadi lebih baik. 

Kesimpulan

Nah, kini kamu sudah memiliki informasi terkait bagaimana cara agar kamu bisa mendapatkan pengalaman kerja setelah lulus sekolah atau kuliah. Sekarang tugasmu untuk menentukan langkah apa yang ingin kamu ambil. Menurut kami, hal utama yang harus kamu miliki adalah NIAT. 

Niat yang sungguh-sungguh akan membuat kamu melihat tujuan atau goal yang ingin kamu dapatkan di masa depan. Semangat selalu!

Bagikan ke temanmu!
Default image
niat.id

Leave a Reply